iti

Jumat, 06 Maret 2015

NAMAKU UANG TAPI SUKA DIPANGGIL DUIT

NAMAKU UANG TAPI SUKA DIPANGGIL DUIT
Wajahku biasa saja, fisikku juga lemah,namun aku mampu mengubah tatanan dunia. Aku juga “bisa” merubahperilaku , bahkan sifat manusia’ karena manusia mengidolakan aku.

Banyak orang merubah kepribadiannya, menghianati teman, menjual tubuh, bahkan meninggalkan eyakinan imannya demi aku!

Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan orang yang bejat, tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya miskin dan terhormat atau terhina.

Aku bukan iblis, tetapi sering orang melakukan kekejian demi aku.

Aku juga bukan orang ketiga, tetapi banyak suami, istri pisah gara-gara aku, kakak dan adik beradu dan saling benci karena aku. Anak dan orang tua berselisih gara-gara aku.

Sangat jelas juga aku bukan Tuhan, tapi manusia menyembah aku seperti Tuhan , bahkan kerap kali hamba-hamba Tuhan lebih menghormati aku padahal Tuhan Tuhan sudah pesan jangan jadi hamba uang.

Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku?

Aku tidak pernah menyombongkan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku.

Perlu aku ingatkan, aku hanya bias menjadi alat bayar, resep obat anda, tapi tak mampu memperpanjang hidup anda.
Kalau suatu hari anda dipanggil Tuhan aku tidak akan bisa menemani anda, apalagi menjadi penebus dosa-dosa anda, anda harus menghadap sendiri kepada sang pencipta lalu menerima penghakiman-NYA.

Saat itu Tuhan pasti akan menghitung-hitungan dengan anda. APAKAH HIDUP ANDA MENGGUNAKAN aku dengan baik, atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai TUHAN?

Ini informasi terakhir dariku: AKU TIDAK ADA DISURGA. Jadi jangan cari aku.

IRI HATI SAMA DENGAN API


IRI HATI SAMA DENGAN API
Berbicara tentang iri hati atau dengki pembahasan ini sangat menarik, dimana banyak di kalangan umat manusia telah memeliki sifat ini. Sebenarnya apa sih iri hati itu....?

Iri hati merupakan sebuah sifat yang dimiliki oleh seorang insan berupa tidak senang jika orang lain itu lebih baik dari kita, atau kita  tidak senang jika orang lain selalu sukses lebih sukses dari kita, itulah yang dimaksud dengan iri hati atau hasad.  Namu sifat ini dalam agama islam dikelompokkan kedalam sifat-sifat mazmumah atau sifat tercela.

Rasulullah saw. bersabda, “Bahwa dalam diri setiap manusia terdapat segumpal daging, apabila ia baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila ia itu rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya. Gumpalan daging itu adalah hati.” (HR Imam Al-Bukhari).

Sebaliknya, orang yang dalam hatinya ada penyakit, sulit meneri-
ma kebenaran dan akan matidalam keadaan kafir.
وَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَتْهُمْ رِجْسًا إِلَىٰ 
“Orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya yang telah ada dan mereka mati dalam keadaan kafir.” [At Taubah 125]

Oleh karena itu penyakit hati jauh lebih berbahaya dari pada penyakit fisik karena bisa mengakibatkan kesengsaraan di neraka yang abadi.

Menurut Imam Al-Ghazali dalam kitabnya, Ihya 'Ulumuddin, hasad ialah membenci nikmat Allah SWT yang ada pada diri orang lain, serta menyukai hilangnya nikmat tersebut.

Seorang insan yang memiliki sifat ini akan membuat dirinya sendiri tersiksa, menderita batin karena setiap kali melihat orang lain senang atau bahagia maka ia akan merasa tidak senang dan berusaha untuk menjatuhkan lawannya. Olehnya alangkah baiknya sifat seperti ini dihilangkan dalam pribadi setiap insan. Hasad adalah sifat iblis. Ia merupakan dosa yang pertama dilakukan iblis yang enggan menghormati Nabi Adam.

Orang hasad tidak akan pernah tenang, selalu resah melihat orang lain yang lebih darinya.

Hasad merusak amal saleh, melenyapkan kebaikan, sekaligus memunculkan keburukan seperti merusak persahabatan dan ukhuwah.

Iri hati,dengki semuanya adalah penyakit hati yang harus dihilangkan dari setiap insan walau itu sulit tapi tetaplah berusaha.

Berusaa berbuat baik kepada semua insan walau mereka سوء الظن berburuk sangka pada kita, namun balaslah dengan kebaikan namun itulah yang tersulit bagiku, tapi akan terus kucoba berbuat baik pada siapa saja, dengan doa dan harapan suatu saat mereka akan sadar denganingin menjadikan rasa iri itu menjadi poin yang baik yaitu engkau berusaha maju bersama dan selalu optimis jika ada orang lain bisa berbuat baik mengapa aku tidak..? jadi keoptimisanlah yang akan membawamu maju. Dalam salah satu riwat disebutkan"  Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.

“Orang-orang yamg iri atau dengki atas apa yang engkau raih secara zohir boleh jadi mereka tak suka, dan selalu mendoakan yang terbaik buat kita”.

Mari kita membersihkan hati ini dari sifat syirik, iri, dan lain-lain. Berusahalah untuk tetaptersenyum dan bangga atas apa yang di raih oleh orang lain.